.

PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA BUDAYA LOKAL LAMPUNG PESESEKH

Share it:

 

PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

BUDAYA LOKAL LAMPUNG PESESEKH

 

 

Kobar Update_                     

 


 


 

Kotaagung Barat- Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau sering disebut P5 yang dilaksanakan di lapangan SMK N 1 Kotaagung Barat selama 5 hari sejak awal persiapan hingga puncak P5, kegiatan ini di mulai sejak tanggal 13 November sampai puncak P5 17 November 2023. Dengan Tema Kearifan Lokal kemudian topik pembahasannya yaitu Melestarikan Budaya Lampung Pesesekh. Pembahasan hari pertama dalam P5 ini ialah mengenal kearifan lokal budaya lampung pesesekh dengan materi Nyambai, Manjau Kebayan, Tradisi Battu, Hasil Laut, Kue Khas Lampung dan Minuman Khas Lampung yang berbahan dasar kopi.

Selanjutnya hari ke dua yaitu penjelasan tentang Proposal Usaha, Perencanaan Produk yang akan peserta didik buat,Pembagian Kelompok Desain Label dan Kemasan serta Advertising.

Kemudian di hari ke tiga yaitu pembagian kelompok kerja, Mendesain Pamflet, Pengerjaan LKPD Tentang Kearifan Lokal dan Bedah Proposal sampai finish. Hari Keempat  dalam P5 ini Pembuatan Produk, Menyiapkan alat sakura Gladi Bersih Khakot dan Nyambai dalam budaya lokal Lampung Pesesekh. Pada hari ke lima sampailah pada Puncak P5.

 

 


 


                                                                                                                                

Dalam agenda puncak P5 dengan tema Kearifan Lokal Budaya Lampung Pesesekh peserta didik SMK N 1 Kotaagung Barat  memasarkan produk yang telah mereka buat. Kegiatan ini menumbuhkan kerjasama yang baik dan menimbulkan kreatifitas dalam diri  peserta didik.

Kegiatan ini memiliki 3 spesifik berdasarkan fase terhadap peserta didik yaitu Bergotong Royong, peserta didik mampu memiliki kemampuan untuk dengan sukarela. Selanjutnya Berkebinekaan Global, peserta didik mampu mendalami identitas budaya, mengeksplorasi pengetahuan budaya serta praktiknya dan menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya. Kemudian menimbulkan Kreatif pada peserta didik, mampu menghasilkan gagasan, karya dan tindakan yang orisinal dari kegiatan proyek yang sudah mereka lakukan dalam penjualan produk dari bahan sekitar yang layak dijual.

 

Editor

Maya Ristiana, S.Sos

 

Share it:

Artikel

Berita

Post A Comment: